berikut berita yang saya kutip dari http://www.mandikdasmen.depdiknas.go.id.
Cilandak (Mandikdasmen): Sekolah Bakti Idhata bisa menjadi sekolah yang lebih baik bila segenap pengurus bisa menciptakan lingkungan yang sehat. Demikian salah satu poin sambutan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Mandikdasmen), Prof Suyanto, Ph D., pada acara Syukuran HUT Yayasan Bakti Idhata ke 31 di komplek Yayasan Bakti Idhata, Jl Melati, No 25, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, (Kamis 05/03/2009)
Suyanto mengatakan, indikasi pertama dari lingkungan yang sehat adalah kebersihan. “Pertama, lingkungannya harus bersih. Ini nanti bisa memotivasi kedisiplinan, sikap kompetitif dan sportif serta manajemen yang profesional,” kata Suyanto.
Harapan Suyanto tersebut diamini Ketua Yayasan Bakti Idhata, Subiyati Suyanto. Menurut Subiyati, seiring kerja keras seluruh pengurus, secara bertahap Yayasan Bakti Idhata menuju lebih baik. “Alhamdulillah Bakti Idhata menjadi lebih baik dari tahun ke tahun, misalkan tahun ajaran 2007/2008 lalu sudah berdiri SMK di sini,” kata Subiyati.
Kemajuan tersebut, menurut Subiyati tidak diraih dengan mudah. Sejak didirikan Pimpinan Pusat Ikatan Dharma Wanita Depdikbud (sekarang Depdiknas, red), pada hari Ibu 22 Desember 1977, Yayasan Bakti Idhata mengalami pasang surut.
Mulanya, Yayasan Bakti Idhata mendirikan taman kanak-kanak (TK), SMP dan SMA. Namun pada tahun ajaran 1990/1991, TK ditutup karena jumlah peserta didiknya menurun.
Masa-masa sulit Yayasan Bakti Idhata berlanjut pada tahun ajaran 1998/1999, dengan fenomena siswa SMA yang senang berkelahi, dan pada tahun 2000 jumlah siswa SMP kurang dari 60 siswa.
Terhadap fenomena tawuran, Pengurus Yayasan Bakti Idhata mengeluarkan aturan baru. Untuk siswa SMA yang suka berkelahi, diterapkan jam masuk yang berbeda dengan siswa lain. Bila siswa sekolah lainnya masuk pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 13.00 WIB, maka waktu pulang siswa Bakti Idhata pukul 17.00 WIB. “Ini untuk mengurangi frekuensi pertemuan dengan siswa lain,” lanjut Subiyati.
Selain itu, juga diperhatikan keadaan lingkungan sekolah. Lingkungan kumuh secara bertahap dibersihkan dan direnovasi dan sikap disiplin ditingkatkan. Sejalan dengan itu dibuat citra baru lewat open house. Program ini melibatkan siswa sekolah lain untuk memanfatkan fasilitas Sekolah Bakti Idhata, melalui pelatihan-pelatihan seperti membuat kertas daur ulang, membuat kompos, bertanam anggrek, bertanam sayuran dan lain sebagainya.
Berangkat dari kerja keras dan kebersamaan segenap Pengurus Yayasan dan Sekolah Bakti Idhata, secara bertahap masyarakat mulai menanamkan kepercayaannya. Misalkan jumlah SMP Bakti Idhata saat ini sudah mencapai 213 siswa dengan 8 kelas, dan sejak empat tahun terakhir kelulusan tiap tahun mencapai 100 persen. Sementara SMK menjadi pusat perhatian masyarakat sejak pertama kali dibuka dan berhasil menerima siswa dalam enam kelas pada tahun pertama.
Selain itu, tahun 2008 lalu, terdapat dua siswa SMA yang berhasil mengharumkan nama Yayasan dan Sekolah Bakti Idhata. Mereka adalah Ryan Ferdiyanto, Siswa kelas XI Bahasa yang terpilih menjadi pemain PSSI Junior dan ikut dalam kompetisi internasional di Uzbekistan. Kemudian Novi Irawan Fauzi, siswa kelas XII IPS yang memperoleh medali emas dalam bidang atletik dalam kejuaraan pelajar tingkat nasional.
Melihat perkembangan tersebut, Suyanto menyambut gembira sekaligus mengingatkan tentang Ujian Nasional bagi siswa kelas XII. “Anak-anak harus lebih giat belajar, karena batas minimal kelulusan UN sekarang sudah dinaikkan menjadi 5.5. Jangan sampai ada yang tidak lulus,” harap Suyanto.
Acara Syukuran HUT ke 31 Yayasan Bakti Idhata ini berakhir pukul 13.15 WIB. Selain Dirjen Mandikdasmen, acara ini juga dihadiri Dirjen Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI), Hamid Muhammad, Ph., D; Sekditjen Mandikdasmen, Dr. Bambang Indriyanto; Direktur Pembinaan SMK, Dr. Joko Sutrisno; Direktur Pembinaan TK dan SD, Drs. Mudjito AK, M.Si; Kapolsek Cilandak, Donny Adityawarman; Pengurus Persatuan Dharma Wanita Depdiknas dan lainnya.*
salam ironman






0 komentar
Posting Komentar