CCNA Skandal Gaya Baru

Diposting oleh Ironman | 08.52 | 0 komentar »

Baru sedikit saya puji tentang kegiatan yang positif dan kreatif macam OSFA, namun tidak selang beberapa lama kabar burung yang menyakitkan terdengar di telinga saya. tentang sebuah skandal yang cukup menghebohkan yang melibatkan kumpulan dana yang cukup besar.dalam analisi ini saya tidak menyebutkan hal ini sebagai korupsi yang terjadi di tubuh bakti idhata . tetapi saya lebih condong pada pra-duga sebuah kasus korupsi.memang kasus ini belum terdengar luas di kalangan dalam bakti idhata.tetapi permasalahan ini tetap menjadi batu kerikil di dalam tubuh bakti idhata dan terlebih di hati murid.

CCNA atau Cisco certified network associate adalah sebuah sertifikat yang berguna bagi anak-anak TI (kelas teknik informasi) untuk melanjutkan ke jenjang bekerja.CCNA adalah program yang cukup penting bagi anak TI sendiri. sebelum terjadi pemisahan antara SMK dan SMA siswa TI membutuhkan CCNA untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya.hal ini di dapat melalui serangkaian test yang akan di ujikan bagi para calon pemengang CCNA.oleh karena hal ini menjadi titik krusial bagi siswa pada era-TI. biaya CCNA di beratkan kepada siswa sebesar Rp 2.000.000.biaya ini tidaklah sedikit.

selama ini tidak ada masalah dalam CCNA tetapi pada angkatan TI terakhir ada sedikit masalah yang di terima siswa.hal ini menjadi pembicaraan yang sangat gencar di kalangan siswa TI angkatan terakhir.yaitu adanya dugaan penggelapan uang oleh seorang oknum pemimpin sekolah.entah pada tataran yang mana penggelapan itu terjadi,tetapi hal ini perlu jadi perhatian khusus di mata kita semua.hendaknya kita semu merenung tentang apa yang terjadi.
pada awalnya siswa TI di wajibkan membayar RP 2.000.000 untuk CCNA hal itu tidak menjadi masalah karena CCNA adalah pegangan wajib siswa TI.tetapi belakangan siswa mengaku pihak sekolah meminta uang tambahan sebesar RP 350.000 sebagai uang tambahan.entah apa maksudnya meminta uang tambahan.

memang biaya CCNA tidaklah murah tetapi hedaknya ada keterbukaan oleh pihak sekolah untuk apa uang tambahan itu.saya selalu berharap bahwa uang itu bukanlah uang kutipan karena uang inti ada penggelapan yang di lakukan seorang oknum.jejaring Ironman di bakti idhata menyebutkan bahwa mereka mencurigai adanya indikasi korupsi di tubuh bakti idhata dalam kasus CCNA ini.saya tidak perlu menyebutkan siapa oknum yang di curigai tersebut.perlu ada pembuktian lebih mendalam dan lanjut untuk kasus ini karena kasus ini begitu sensitif dan berbahaya bila di ulas mendalam tanpa bukti yang kuat dan menguatkan.

tentu bila dugaan korupsi ini benar maka betapa sedihnya saya melihat bahwa kejujuran sudah menipis bahkan hilang di bakti idhata.sungguh ironis sebagai sekolah swasta yang tergolong baik di lingkunganya citra baik ini harus rusak oleh tindakan oknum yang sanggat biadab.korupsi di tubuh pendidikan bukanlah hal yang baru.tetapi tentu kita sebagai praktisi pendidikan harus memberi contoh dan menjunjung pentingnya sebuah kejujuran di dalam lingkup pendidikan kita.

saya sangat sadar bahwa sebagai sekolah swasta memiliki masalah finansial yang sangat berbeda dari sekolah negeri.maka lahan basah sudah menjadi cobaan yang sangat berat untuk di tolak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

semoga hal ini bisa kita hindari bersama dan kasus CCNA bisa cepat terselesaikan.


salam ironman

0 komentar